Magelang, Antara Jateng - Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2014 menjadi ajang pelajar menunjukkan kepada masyarakat luas tentang kemampuan dalam bidang masing-masing yang selama ini dipelajari, kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.


"Lomba kompetensi ini bermanfaat untuk menunjukkan kepada publik tentang kemampuan-kemampuan siswa SMK kita," katanya saat membuka LKS SMK tingkat Jateng yang dipusatkan di Kota Magelang, Jumat malam.

Kegiatan berlangsung pada 12-14 September 2014 dengan 50 mata lomba, sedangkan peserta berjumlah 1.600 orang, terdiri atas 892 siswa dan 708 pendamping, berasal dari berbagai SMK yang tersebar di seluruh Provinsi Jateng.

Ia mengatakan hasil lomba yang berupa karya kompetensi para siswa harus menjadi referensi yang baik untuk pengembangan berbagai prototipe karya inovatif dan kreatif pada masa mendatang.

"Hasil kompetensi siswa jangan ditaruh di 'tempat gelap', tetapi menjadi produk siswa yang luar biasa. Itu adalah hasil inovasi dan kreatif para siswa," katanya.

Pemprov Jateng mendorong peningkatan kemampuan para siswa agar setelah lulus dapat terserap dalam dunia kerja dan industri.

"Kita dorong para lulusan untuk selalu siap pakai, tinggal menyesuaikan dengan perusahaan melalui 'training' seperlunya," katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa 80 persen lulusan SMK di Jateng selama ini terserap dunia kerja.

Namun, katanya, para siswa tidak cukup sekadar memiliki kecerdasan intelektual.

"Kecerdasan intelektual juga harus diimbangi dengan kecerdasan emosional sehingga para lulusan sekolah memiliki kecerdasan yang lengkap," katanya.

Hadir pada kesempatan itu, antara lain Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Nur Hadi Amiyanto dan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito.