Boyolali – Pemerintah Kabupaten Boyolali tahun ini
mengajukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 1855.
Pengajuan rekrutmen tersebut untuk menutup kekurangan pegawai selama
masa moratorium. Kekurangan pegawai di Boyolali mencapai 1.500 ribu PNS.
Kepala BKD Pemkab Boyolali, Untung Rahardjo, mengatakan guna menutup
kekurangan PNS akibat banyaknya pegawai yang pension dan meninggal
dunia, pihaknya saat ini sudah mengajukan rekrutmen CPNS. Rata-rata tiap
tahunya jumlah PNS yang pension atau meninggal dunia mencapai 500-600
orang. Sementara jumlah PNS idealnya 13 ribu sedang saat ini tinggal
11.750 orang.
“Kami sudah mengajukan ke BKN regional Yogyakarta,saat ini sedang
dalam proses pembahasan,” ungkap Untung ditemui di ruang kerjanya, Kamis
(11/4).
Disebutkan, pengangkatan CPNS tahun 2013 ini diperioritaskan untuk
pegawai honorer yang terdata pada kategori dua (K2). Sedangkan untuk
pengangkatan CPNS dari formasi umum, menurut Untung hanya untuk formasi
yang tidak memiliki kandidat di kelompok honorer K2. Jumlah honorer yang
masuk K2 lanjut Untung, saat ini sesuai dengan pendataan tercatat
sebanyak 1.191 orang.Honorer K2 ini menurut dia yakni pada posisi guru,
perawat, serta tenaga teknis lainnya.
Sementara itu, jika usulan pengajuan rekruitmen CPNS ini disetujui,
maka pelaksanaan tes akan dilakukan pada akhir Juni atau awal Juli
mendatang. Namun untuk pelaksanaan rekruitmen, Untung menegaskan secara
teknis kepanitiannya langsung dari pusat. Sementara untuk daerah,
menurut Untung hanya sebagai fasilitator saja.
| Add caption |







0 komentar:
Posting Komentar