This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 14 April 2016
Jumat, 18 Desember 2015
Jumat, 12 September 2014
LKS Ajang Publikasi Kemampuan
Magelang, Antara
Jateng - Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan tingkat
Provinsi Jawa Tengah pada 2014 menjadi ajang pelajar menunjukkan kepada
masyarakat luas tentang kemampuan dalam bidang masing-masing yang selama
ini dipelajari, kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.
"Lomba kompetensi ini bermanfaat untuk menunjukkan kepada publik tentang kemampuan-kemampuan siswa SMK kita," katanya saat membuka LKS SMK tingkat Jateng yang dipusatkan di Kota Magelang, Jumat malam.
Kegiatan berlangsung pada 12-14 September 2014 dengan 50 mata lomba, sedangkan peserta berjumlah 1.600 orang, terdiri atas 892 siswa dan 708 pendamping, berasal dari berbagai SMK yang tersebar di seluruh Provinsi Jateng.
Ia mengatakan hasil lomba yang berupa karya kompetensi para siswa harus menjadi referensi yang baik untuk pengembangan berbagai prototipe karya inovatif dan kreatif pada masa mendatang.
"Hasil kompetensi siswa jangan ditaruh di 'tempat gelap', tetapi menjadi produk siswa yang luar biasa. Itu adalah hasil inovasi dan kreatif para siswa," katanya.
Pemprov Jateng mendorong peningkatan kemampuan para siswa agar setelah lulus dapat terserap dalam dunia kerja dan industri.
"Kita dorong para lulusan untuk selalu siap pakai, tinggal menyesuaikan dengan perusahaan melalui 'training' seperlunya," katanya.
Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa 80 persen lulusan SMK di Jateng selama ini terserap dunia kerja.
Namun, katanya, para siswa tidak cukup sekadar memiliki kecerdasan intelektual.
"Kecerdasan intelektual juga harus diimbangi dengan kecerdasan emosional sehingga para lulusan sekolah memiliki kecerdasan yang lengkap," katanya.
Hadir pada kesempatan itu, antara lain Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Nur Hadi Amiyanto dan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito.
"Lomba kompetensi ini bermanfaat untuk menunjukkan kepada publik tentang kemampuan-kemampuan siswa SMK kita," katanya saat membuka LKS SMK tingkat Jateng yang dipusatkan di Kota Magelang, Jumat malam.
Kegiatan berlangsung pada 12-14 September 2014 dengan 50 mata lomba, sedangkan peserta berjumlah 1.600 orang, terdiri atas 892 siswa dan 708 pendamping, berasal dari berbagai SMK yang tersebar di seluruh Provinsi Jateng.
Ia mengatakan hasil lomba yang berupa karya kompetensi para siswa harus menjadi referensi yang baik untuk pengembangan berbagai prototipe karya inovatif dan kreatif pada masa mendatang.
"Hasil kompetensi siswa jangan ditaruh di 'tempat gelap', tetapi menjadi produk siswa yang luar biasa. Itu adalah hasil inovasi dan kreatif para siswa," katanya.
Pemprov Jateng mendorong peningkatan kemampuan para siswa agar setelah lulus dapat terserap dalam dunia kerja dan industri.
"Kita dorong para lulusan untuk selalu siap pakai, tinggal menyesuaikan dengan perusahaan melalui 'training' seperlunya," katanya.
Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa 80 persen lulusan SMK di Jateng selama ini terserap dunia kerja.
Namun, katanya, para siswa tidak cukup sekadar memiliki kecerdasan intelektual.
"Kecerdasan intelektual juga harus diimbangi dengan kecerdasan emosional sehingga para lulusan sekolah memiliki kecerdasan yang lengkap," katanya.
Hadir pada kesempatan itu, antara lain Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Nur Hadi Amiyanto dan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito.
| Kelompok Tari Just Live Dance dari Jerman sebagai pembukaan pada acara SIPA (Solo International Performing Art) di Benteng Vasternburg, Solo, Jawa Tengah |
Solo, Antara Jateng
- Presiden terpilih Joko Widodo bersama Iriana Jokowi mengunjungi
pergelaran seni "Solo Internasional Performing Arts" (SIPA) 2104
bertema "Generation of World Culture" di Benteng Vastenburg Solo, Jawa
Tengah, Jumat malam.
Jokowi tiba di lokasi pertunjukan SIPA Benteng Vastenburg sekitar pukul 21.00 WIB didampingi oleh Wakil wali Kota Surakarta Achmad Purnomo.
Ia langsung menyaksikan penampilan delegasi dari Filipina yang menampilkan enam penari tergabung dalam Teatro Guindengan.
Jokowi berama istri menyaksikan pertunjukan seni budaya SIPA VI tersebut hingga selesai. Setelah itu, Presiden terpilih tersebut langsung menyapa para penonton dan memberikan salam kepada masyarakat Solo.
Menurut dia, pergelaran SIPA merupakan diplomasi kebudayaan antara kota dengan kota, negara dengan negara, dan yang terpenting rakyat dengan rakyat.
"SIPA digelar sejak enam tahun yang lalu, dan tempat pertemuan seni budaya dari berbagai daerah di dunia," kata Jokowi.
Salah satu koreografer asal Singapura, Karitha Krishna, mengatakan dirinya tergabung dengan Maya Dance Theatre bangga bisa tampil di SIPA.
Selain itu, Karitha Krishna juga bangga dengan kehadiran Presiden terpili Indonesia, Jokowi, di lokasi pertunjukan SIPA.
Pergelaran SIPA pada hari kedua, menampilkan seni pertunjukan berasal dari enam delegasi, yakni Institut Kesenian Jakarta, Malaysia dengan kolaborasi Stepharina, Eva, dan Atiah, kemudian dilanjutkan asal Singapura Maya Dance Thaater, Kumpulan Seni Seri Melayu (KSSM) Riau, Teatro Guindegan Philipina, dan terahir Sanggar Bintang Kepulauan Seribu Jakarta.
Jokowi tiba di lokasi pertunjukan SIPA Benteng Vastenburg sekitar pukul 21.00 WIB didampingi oleh Wakil wali Kota Surakarta Achmad Purnomo.
Ia langsung menyaksikan penampilan delegasi dari Filipina yang menampilkan enam penari tergabung dalam Teatro Guindengan.
Jokowi berama istri menyaksikan pertunjukan seni budaya SIPA VI tersebut hingga selesai. Setelah itu, Presiden terpilih tersebut langsung menyapa para penonton dan memberikan salam kepada masyarakat Solo.
Menurut dia, pergelaran SIPA merupakan diplomasi kebudayaan antara kota dengan kota, negara dengan negara, dan yang terpenting rakyat dengan rakyat.
"SIPA digelar sejak enam tahun yang lalu, dan tempat pertemuan seni budaya dari berbagai daerah di dunia," kata Jokowi.
Salah satu koreografer asal Singapura, Karitha Krishna, mengatakan dirinya tergabung dengan Maya Dance Theatre bangga bisa tampil di SIPA.
Selain itu, Karitha Krishna juga bangga dengan kehadiran Presiden terpili Indonesia, Jokowi, di lokasi pertunjukan SIPA.
Pergelaran SIPA pada hari kedua, menampilkan seni pertunjukan berasal dari enam delegasi, yakni Institut Kesenian Jakarta, Malaysia dengan kolaborasi Stepharina, Eva, dan Atiah, kemudian dilanjutkan asal Singapura Maya Dance Thaater, Kumpulan Seni Seri Melayu (KSSM) Riau, Teatro Guindegan Philipina, dan terahir Sanggar Bintang Kepulauan Seribu Jakarta.
Langganan:
Komentar (Atom)






































